Terampun atas sebab tertentu.

Dari Ibnu Abbas Rodhiallu`anhu bahawa Rasulullah sholallhu `alaihi wa sallam bersabda ,"Sesungguhnya Allah mengampuni beberapa perilaku umatku, yakni (kerana) keliru, lupa dan terpaksa."
(hadist hasan diriwayatkan oleh ibnu majah, baihaqi, dan lain-lain).




Kehidupan zaman akhirat adalah pasti, buktinya setiap manusia pasti akan mati walaubagaimanapun kekuatan yang dia ada. Mari kita timbulkan persoalan disini, jikalau seseorang manusia itu mati, dan dia banyak melakukan kejahatan kepada kita atau kebaikan kepada kita atau terdapat beberapa perkara yang harus diadili antara kita dan dia, apakah setelah kematiannya maka semua perkara tersebut akan lenyap?

Bukan kah ini tidak adil? sifat kita manusia lumrahnya sentiasa nak keadilan, betul?. Maka benarlah hari pembalasan yang akan berlaku dizaman akhirat. Setiap perkara akan diungkit,dipersoalkan & ditanya kepada kita, termasuklah hal-hal yang belum selesai didunia ini oleh Allah swt.

Allah swt adalah Rabb kita, yakni yang menciptakan kita & yang akan mengadili kita di zaman akhirat pada hari pembalasan kelak. Maka benarlah perihal hadis ini, yakni Allah swt mengampuni beberapa kesilapan kita, dan bersesuian dengan sifat Allah yakni Ar-rahman & Ar rahim.


Mari kita dengar komentar ilmuan mengenai hadis ini.

Kesalahan yang dimaafkan

Allah swt memaafkan kesalahan hamba-Nya akibat tersalah (keliru atau tidak sengaja), lupa atau dipaksa. Maaf disini dalam bererti tidak berdosa. Namun hukum ini terkait dengan hukum taklifi. Adapun terkait hukum wad`i atau dalam muamalah maka jika membuat kerugian pada pihak lain dengan sebab tersalah atau lupa tetap harus menanggungnya, meski tidak berdosa akibat perbuatannya tersebut.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...